Berkembangnya teknologi
dapat membantu pekerjaan manusia dalam sehari-hari, tak terkecuali dalam hal
pemeriksaan hasil tes psikologi. Selain pemeriksaan manual, beberapa perusahaan
juga telah menggunakan pemeriksaan otomatis dengan menggunakan komputer. Salah satu
tes psikologi yang pengerjaan dan pemeriksaannya menggunakan komputer adalah
EPPS (Edward Personal preference schedule).
Edward Personal Preference Schedule ( EPPS
) adalah salah satu tes untuk mengukur kepribadian. Dikembangkan oleh Allen L.
Edwards dari Universitas Washington, USA. Tujuan awal dari alat ini didesain
awal sebagai alat penelitian dan konseling untuk menyediakan pengukuran yang
sesuai terhadap berbagai variabel independen kepribadian. Dasar penamaan
variabel mengacu pada definisi kepribadian H.A. Murray.
Dalam merancang EPPS ini, Allen C. Edward
mengacu pada konsep kebutuhan yang dikemukakan oleh Murray dengan mengadakan
modifikasi, sehingga cocok untuk mengungkapkan need yang dipandang sebagai need
yang esensial untuk mengukur kepribadian seseorang.
Tes EPPS ini terdiri dari lima belas need
yang merupakan manifestasi dari need yang dikemukakan oleh Murray, dan dipandang
Edward sebagai variabel-variabel kepribadian yang diantaranya sebagai berikut.
a. Achievement (Ach) atau berprestasi yaitu kebutuhan atau dorongan
untuk berusaha mencapai hasil sebaik mungkin, melaksanakan tugas yang menurut
keterampilan dan usaha, dikenal otoritasnya, mengerjakan tugas yang sangat
berarti, mengerjakan pekerjaan yang rumit-rumit, dan ingin mengerjakan sesuatu
lebih baik dari yang lain.
b. Deference (Def) atau hormat yaitu kebutuhan atau
dorongan untuk mendapat pengaruh dari orang lain, menemukan apa yang diharapkan
orang lain, mengikuti perintah dan apa yang diharapkan orang lain, memberikan
hadiah kepada orang lain, memuji hasil pekerjaan orang lain, menerima
kepemimpinan orang lain, membaca tentang orang-orang besar, menyesuaikan
diripada kebiasaan dan menghindar dari yang tidak biasa, menyerahkan kepada
orang lain untuk mengambil keputusan.
c. Order (Ord) atau
teratur yaitu kebutuhan untuk memiliki pekerjaan tertulis tetap rapih dan
teratur, membuat rencana sebelum memulai tugas yang sulit, menunjukkan
keteraturan dalam berbagai hal, memelihara segala sesuatu tetap rapih dan
teratur, memperinci pekerjaan secara teratur, menyimpan surat dan arsip
berdasarkan sistem tertentu, makan dan minum secara teratur.
d. Exhibition (Exh) atau ekspedisi yaitu memperlihatkan
diri agar menjadi pusat perhatian orang, menceritakan keberhasilan diri, menggunakan
kata- kata yang tidak dipahami orang lain, bertanya yang tidak akan terjawab
orang lain, membicarakan pengalaman diri yang membahayakan, menceritakan
hal-hal yang menggelikan
e. Autonomy (Aut) atau otonomi, yaitu kebutuhan atau
dorongan untuk menyatakan kebebasan diri untuk berbuat apapun atau mengatakan
apapun, bebas mengambil keputusan, melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan
orang lain, menghindari situasi yang menuntut penyesuaian diri, melakukan
sesuatu tanpa menghargai pendapat orang lain, dan menghindari tanggung jawab.
f. Affiliations (Aff) atau
afiliasi yaitu setia kawan, berpartisipasi dalam kelompok kawan, mengerjakan
sesuatu untuk kawan, membentuk persahabatan baru, membuat kawan sebanyak
mungkin, mengerjakan, pekerjaan bersama-sama, akrab dengan kawan, menulis surat
persahabatan.
g. Intraception (Int) atau intrasepsi yaitu menganalisis
motif dan perasaan sendiri, mengamati orang lain untuk memahami bagaimana
perasaan orang lain, menempatkan diri ditempat orang lain, menilai orang lain
dengan mencoba memahami latar belakang tingkah lakunya dan bukan apa yang
dilakukannya, menganalisa perilaku orang lain, menganalisa motif-motif perilaku
orang lain, dan meramalkan apa yang bakal dilakukan orang lain.
h. Succorance (Suc) atau
berlindung yaitu mengharapkan bantuan orang lain apabila mendapat kesulitan,
mencari dukungan dari orang lain, mengharapkan orang lain berbaik hati
kepadanya, mengharapkan simpati dari orang lain, dan memahami masalah
pribadinya, menerima belai kasih sayang orang lain, mengharapkan bantuan orang
lain di saat dirinya tertekan, mengharapkan maaf dari orang lain apabila
dirinya sakit.
i. Dominance (Dom) atau
dominan yaitu membantah pendapat orang lain, ingin menjadi pemimpin
kelompoknya, ingin dipandang sebagai pemimpin orang lain, ingin selalu terpilih
sebagai pemimpin, mengambil keputusan dengan mengatasnamakan kelompok,
menetapkan persetujuan secara sepihak, membujuk dan mempengaruhi orang lain
agar mau mengerjakan yang ia inginkan, mengawasi dan mengarahkan kegiatan yang
lain, mendikte apa yang harus dikerjakan orang lain.
j. Abasement (Aba) atau
merendah, yaitu kebutuhan atau dorongan untuk merasa berdosa apabila berbuat
keliru, menerima cercaan atau selaan orang lain, merasa perlu mendapat hukuman
apabila berbuat keliru, merasa lebih baik menghindar dari perkelahian, merasa
lebih baik menyatakan pengakuan akan kekeliruannya, merasa rendah diri dalam
berhadapan dengan orang lain.
k. Nurturance (Nur) atau memberi bantuan, yaitu
kebutuhan atau dorongan untuk senang menolong kawan yang kesulitan, membantu
yang kurang beruntung, memperlakukan orang lain dengan baik dan simpatik,
memaafkan orang lain, menyenangkan orang lain, berbaik hati kepada orang lain,
memberikan rasa simpatik kepada yang terluka atau sakit, memperlihatkan kasih
sayang kepada orang lain.
l. Change (Chg) atau perubahan, yaitu kebutuhan atau
dorongan untuk menggarap hal-hal yang baru, berkelana, menemui kawan baru,
mengalami peristiwa baru dan berubah dari pekerjaan yang rutin, makan di tempat
yang berbeda-beda, mencoba berbagai jenis pekerjaan, senang berpindah-pindah
tempat, berpartisipasi dalam kebiasaan baru.
m. Endurance (End) atau ketekunan, yaitu
kebutuhan atau dorongan untuk terpaku pada suatu pekerjaan hingga selesai,
merampungkan pekerjaan yang telah dipegangnya, bekerja keras pada suatu tugas
tertentu, terpaku pada penyelesaian masalah atau teka-teki, terpaku pada suatu
pekerjaan dan tidak akan diganti sebelum selesai, tidur larut malam untuk
menyelesaikan pekerjaan yang dihadapinya, tekun menghadapi pekerjaan tanpa
menyimpang, menghindari segala yang dapat menyimpangkannya dari tugas.
n. Heterosexuality (Het) atau heteroseksualitas, yaitu
kebutuhan atau dorongan untuk bepergian dengan kelompok yang berlawanan jenis
kelamin, melibatkan diri dalam kegiatan sosial yang berlawanan jenis kelamin,
jatuh cinta pada jenis kelamin lain, mengagumi bentuk tubuh jenis kelamin lain,
berpartisipasi dalam diskusi tentang seks, membaca buku dan bermain yang
melibatkan masalah seks, mendengarkan atau menyampaikan cerita lucu tentang
seks.
o. Aggression (Agg) atau agresi, yaitu kebutuhan atau
dorongan untuk menyerang pandangan yang berbeda, menyampaikan pendangannya
tentang jalan pikiran orang lain, mengecam orang lain secara terbuka,
mempermainkan orang lain, melukai perasaan orang lain, membaca surat kabar
tentang perkosaan.
Untuk menguji consistency jawaban, Edwards
menyediakan items ganda. Inventorynya terdiri dari 225 pasang pernyataan, 15
pasang pernyataan merupakan pernyataan ulang yang identik untuk mengukur
consistency. Untuk mengukur stabilitas profil yang diperoleh, dapat dihitung
korelasinya dengan menggunakan pernyataan genap ganjil.
Sumber: