Sabtu, 14 Oktober 2017

SISTEM INFORMASI

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

Berikut adalah pengertian sistem informasi menurut para ahli (Fauzi, 2017):
A.        Menurut Henry C. Lucas, sistem informasi adalah suatu kegiatan dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi, akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian didalam organisasi.
B.       Menurut John F. Nash dan Martin B. Roberts, sistem informasi adalah suatu kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan sesuatu dasar untuk pengambilan keputusan.
C.    Menurut James A. Hall, sistem informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal dimana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada pemakai.

TUJUAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

Tujuan pengembangan sistem informasi (Maniah & hamidin, 2017), adalah:
A. Untuk membentuk sebuah sistem yang terintegrasi, artinya dapat berupa proses menghubungkan sistem yang sifatnya individu atau kelompok. Sistem yang terintegrasi bisa juga berupa pengkoleksian data penyambung secara otomatis atau peningkatan koordinasi dan pencapaian sinergi.
B.     Untuk mencapai efesiensi pengelolaan sistem, artinya dapat diterapkan dalam penggunaan basis data dalam upaya kesamaan pengadministrasian data.
C.    Untuk mendukung keputusan manajemen, artinya melengkapi informasi guna kebutuhan proses pengambilan keputusan, akurasi dan informasi eksternal melalui jaringan komunikasi dan ekstraksi dari informasi internal yang terpadu.

STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

Strategi pengembangan sistem informasi, meliputi (Maniah & hamidin, 2017):
A.        Menggunakan paket perangkat lunak, strategi ini biasanya dipakai dengan cara membeli paket sistem informasi dipasaran yang sudah siap pakai. Teknis pemakaian sistem indormasinya disesuaikan dengan pengguna sistem.
B.      Membangun perangkat lunak aplikasi. Strategi ini dilakukan dengan mengembangkan sistem informasi dari awal sesuai dengan tahap-tahap yang digunakan dalam pengembangan ssistem indormasi.
C.  Mengembangkan secara iteratif. Strategi ini biasanya dilakukan dengan cara mengembangkan sistem informasi secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan rencara pengembangan sistem informasi yang sudah dibuat.
D.    Mengintergrasi sistem (sub sistem). Strategi ini dilakukan dengan cara menyatukan sistem-sistem informasi yang sudah ada dilingkungan kerja saat ini tetapi sifatnya masih mulok (muatan lokal). Mengintegrasi sistem informasi ini bertujuan agar sistem dapat saling bethubungan dan sharing terhadap data (penggunaan data secara bersama-sama) sesuai ketentuan yang ada.

KOMPONEN SISTEM INFORMASI

Menurut John Burch dan Gary Grudnitski (Fauzi, 2017), mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu:
A.   Blok masukan, yaitu input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk mengungkap data yang akan dimasukan yang berupa dokumen-dokumen dasar. Contoh blok masukan adalah keyboard, scanner, sensor, voice recognizer dan lainnya.
B.    Blok model, yaitu terdiri dari kombinadi prosedur, logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. Contohnya adalah central processing unit (CPU).
C.    Blok keluaran, yaitu produk dari suatu sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan berguna untuk semua pemakai sistem yang merupakan hasil dari produk suatu sistem informasi. Contohnya adalah printer, video display, speaker dan lainnya.
D.  Block teknologi, yaitu teknologi merupakan “kotak alat” dalam sistem informasi. Blok teknologi ini merupakan suatu blok yang menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan data mengirimkan keluaran serta membantu pengendalian sistem secara keseluruhan. Blok teknologi terdiri dari 3 bagian, yaitu brainware, software, dan hardware.
E.   Block data, yaitu basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan oleh perangkat lunak untuk memanipulasinya.
F.    Blok kendali, yaitu blok yang dipergunakan untuk mengurangi terjadinya ancaman atau risiko terhadap sistem informasi, seperti kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, kesalahan-kesalahan, ketakefisienan, dan lainnya.

ORGANISASI SISTEM INFORMASI

Spesialis informasi (Maniah & hamidin, 2017), adalah gambaran pegawai perusahaan yang sepenuhnya bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer. Ada lima golongan utama spesialis informasi, yaitu:
A.    Analis sistem, yaitu pakar dalam mendefinisikan masalah dan menyiapkan dokumentasi tertulis yang dapat dibaca oleh komputer.
B.   Pengelola database, yaitu suatu kumpulan data komputer yang terintegrasi, diatur dan disimpan menurut suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali.
C. Spesialis jaaringan, yaitu yang menggabungkan keahlian bidang komputer dan telekomunikasi.
D.   Programmer, yaitu menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis sistem untuk membuat kode instruksi yang menyebabkan komputer mengubah data menjadi informasi yang diperukan pemakai.
E.  Operator/administator, yaitu mengelola pengaturan sistem suatu perangkat komputer misalnya aplikasi, dekstop, server, dll.

Daftar Pustaka :
Fauzi, R. A. (2017). Sistem informasi akuntansi (berbasis akuntansi). Yogyakarta: Deepublish.

Maniah., Hamidin, D. (2017). Analisis dan perencanaan sistem informasi pembahan secara praktis dengan contoh kasus. Yogyakarta: Deepublish. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar